Pekanbaru,24 Mei 2022

Telah dilaksanakan kegiatan School Goes to Customs yang diikuti oleh 70 orang siswa yang berasal dari SMK N 1 Pelalawan.

Kegiatan yang telah dilaksanakan merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperkenalkan Instansi DJBC Kepada masyarakat utamanya pada siswa-siswi .

Pada kegiatan School goes to customs kali ini, diisi oleh rangkaian acara berupa penampilan K9, unit anjing pelacak Beacukai yang digunakan oleh Beacukai untuk melakukan pengawasan . Dilanjutkan dengan pengisian materi oleh 2 narasumber, yaitu Bapak Muhammad Zulfikar selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Infomasi, dan Bapak Andreratno Wijayanto selaku Pejabat Fungsional Ahli Pratama.

Materi yang dibawakan oleh kedua narasumber yang hadir diantaranya, mengenai Peran DJBC, Barang Kiriman,IMEI, hingga Waspada Penipuan.

Kegiatan yang dilaksanakan diharapkan mampu menjadi alat pengenalan Instansi DJBC. Selain itu, diharapkan para siswa yang hadir mampu menjadi agen humas bagi masyarakat.

Senin 23 Mei 2022, Bea cukai Pekanbaru melaksanakan kegiatan Operasi Pasar dalam rangka menggalakkan pengurangan peredaran rokok illegal di masyarakat utamanya di wilayah Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Dalam kegiatan operasi pasar tersebut, didapati adanya 49.548 batang rokok yang diduga illegal.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mengurangi maraknya peredaran rokok illegal di masyarakat yang akan sangat merugikan masyarakat.

Rabu, 27 April 2022, Beacukai Pekanbaru melaksanakan Asistensi kepada CV Leni Snacks Indo Jaya. Perusahaan yang berada di daerah Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru ini bergerak di bisnis makanan berupa Kripik Kentang dan Kripik Singkong .

Kegiatan asistensi yang dilakukan oleh Beacukai Pekanbaru ini dilakukan dalam rangka upaya peningkatan semangat pelaku usaha dalam negeri untuk menciptakan produk-produk yang dapat bersaing dalam kancah internasional.

(Pekanbaru – 08 Maret 2022)
Kembali melakukan penindakan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal, tim penindakan Bea Cukai Pekanbaru berhasil mengamankan sejumlah 3 koli rokok illegal tanpa dilekati pita cukai. Rokok ilegal dengan jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) bermerk Sam Liok Kioe 369 tersebut yang berisi total 120 Slop berhasil diamankan tim penindakan Bea CUkai Pekanbaru pada tanggal 03 Maret 2022 di Gudang Penyimpanan JNE Pekanbaru.
Dalam penindakan kali ini, Tim Penindakan Bea Cukai Pekanbaru melalui analisa informasi mendalam serta informasi dari beberapa kantor bea cukai terkait pada akhirnya mendapatkan informasi adanya pengiriman barang yang diduga sebagai Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal dari Surabaya menuju Pekanbaru menggunakan ekspedisi JNE. Atas informasi yang diperoleh, Tim Penindakan Bea Cukai Pekanbaru melakukan pemeriksaan terhadap barang kiriman tersebut bersama-sama dengan pihak JNE. Atas pemeriksaan tersebut, Tim Penindakan Bea Cukai Pekanbaru mendapati sejumlah 24.000 batang rokok ilegal dengan jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) bermerk Sam Liok Kioe 369 yang mana rokok tersebut didapti tidak dilekati pita cukai.
Atas penindakan barang kiriman berisikan rokok ilegal tersebut, Tim Penindakan Bea Cukai menerbitkan Surat Bukti Penindakan sebagai administrasi atas pengamanan rokok ilegal tersebut. Rokok ilegal yang memiliki perkiraan nilai barang sekitar Rp 27.360.000,- (dua puluh tujuh juta tiga ratus enam puluh ribu rupiah) dan berpotensi merugikan kerugian negara secara materiil sebesar Rp 16.889.800 (enam belas juta delapan delapan puluh sembilan ribu delapan ratus rupiah) tersebut diamankan ke kantor Bea Cukai Pekanbaru.
Dalam rangka menjalankan fungsi Bea dan Cukai sebagai community protector, Bea Cukai tak henti-hentinya berupaya untuk menjaga arus barang yang masuk kedalam negeri sebagai upaya untuk melindungi masyarakat terhadap barang-barang yang berbahaya. Begitu juga melalui kegiatan-kegiatan seperti penindakan barang-barang ilegal seperti BKC Ilegal. Diharapkan dengan berbagi kegiatan penindakan ini mampu mengurangi potensi masuknya barang-barang yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Comments are closed.